Tuesday, March 27, 2012

Surat untuk Smansa

Repost dari blognya xevenovica:


Dear Smansa,

Kita sayang sama kelas yang depannya ada halte cinta itu. Yang AC-nya sedingin kulkas, yang meja dan kursinya bertebaran jaket2 biru elektrik dan abu2 yang dipuji banyak guru, yang suara musiknya sampe lorong depan, yang suara ketawanya bikin smansa gonjang-ganjing, yang berisik dengan celetukan dan teriakan.......... Kita ada 32, tapi entah gimana, kita itu satu.

Smansa, we're in love.

Cheers,
XEVENOVICA


Saturday, March 24, 2012

(ngga) cuma sebatas draft #5 : 14th Birthday

Grade 8
4 June 2010

last year i had the sweetest surprised birthday party ever in my life
it’s meaningful for me
represented my friends’ careness
and now, a year has gone
i will face one birthday passes me
without all friends on my previous birthday
it’ll be another friends with me
new age, new friends, new world
is life changing that drastic?
old friends are just past
along life will always be new people
so, what’s meaning of friends?
i wanna burst out

9 June 2010

in my previous post i wrote :
i will face one birthday passes me
without all friends on my previous birthday
and guess what, i got the first and only bday gift from my FRIENDS ON MY PREVIOUS BIRTHDAY!!! instead of my friends in 8th grade which is seeing me every school day. its like… bless and bliss in one. i thought my old friends were forgetting me but now i know, they’re always being my friends. nowadays they hide in somewhere i dont know because they only show to spread love when i feel my life is flat. so much like an angel :)

Thursday, March 22, 2012

happy birthday, Naya... happy birthday, Naya...

Naya, walaupun elo amat sangat nyebelin... walaupun gue bingung kalo ngomong sama lo... walaupun lo suka sok rahasia2an... Tapi gue tetep sebel sama lo :/

Wekekekek boong deh. SELAMAT ULANG TAHUN NAYA!!!!!!!!!!!!!!! Syahla Hanadhiya sekarang udah 16 tahun :p

Gue sayang lo sejak kita kenalan pas hari pertama masuk smansa...
Gue sayang lo waktu kita lari ujan2an ngelindungin atribut MOPD kita...
Gue sayang lo waktu kita ke rumah Ical boncengan berdua padahal gue baru kenal lo dan Ical dan Miftah selama dua hari...
Gue sayang lo waktu kita desek2an di angkot dengan tas MOPD segede tangkuban perahu...
Gue sayang lo walaupun lo ninggalin gue pas MOPD dengan jarang masuk...
Gue sayang lo waktu kita duduk berdua di pinggir lapangan sambil dengerin lagu...
Gue sayang lo waktu kita sama2 dengerin lagu puisi-nya Nicholas Saputra yang romantis itu...
Gue sayang lo walaupun kelas lo di atas dan gue di bawah...
Tapi gue benci kenapa lo harus sering sakit

Realized it, Nay. So much loves for you. Live this life, Nay... Live the present. And remember I have been just here all the time, unless you forget ;D



gue ngga ngerti kenapa lo cewek kuat tapi sangat ringkih ~('.'~)


Selamat ulang tahun, Sabi!

Selamat ulang tahun Miranthi Dhaifina Sabila!!!!!! 

tetep kalem

tetep rajin

tetep manis


I love you, xevenovica loves you, we all love you. Though you're still mine weheheheh :p
Have a sweet year of being sweet sixteen, dear. Remember our 'pojokan xevenovica charter'? Someday in the future we may seperated by miles, but I'll always find your sweetest smile :)

Saturday, March 17, 2012

who knows :)

Tak ada rotan, akar pun jadi

Masih ada Jogja, masih ada 1001 tempat untuk dijelajahi
Masih ada angkringan setiap malam, andong dan Malioboro
Masih ada KKN di wilayah timur Indonesia


Jogja, Jogja...
Where I will be living my dream

Friday, March 16, 2012

pengalasnya xevenovica

Beberapa hari yang lalu, xevenovica ngadain pengajian kelas (pengalas) di rumahnya Enggar. Fyi, rumahnya Enggar itu jauuuuuuuhhhh di pelosok wkwk ngga penting ah. Terus pengalasnya kalo gue liat lebih mirip kayak motivation training. Ngga ada pengajiannya, cuma Kak Chandra yang diundang ngomong didepan kita cerita2 gitu. Eh apa pengajiannya pas gue pergi ya? Soalnya kan ditengah2 cerita2 itu gue pergi sama Dayra nyari roti. Abis laper banget. Udah gitu yang malu2innya, pas Kak Chandra ngomong, perut gue bunyi astajim gedenyaaaa :o untung ngga ada yang denger2 wkwkwkwk

Pas gue balik dari beli roti, Kak Chandranya udah ngga ada, padahal rundownnya itu dia harusnya ngomong sampe zuhur. Yaudah kita main2 aja. Yang cewek2 nontonin cowoknya main kotak pos. wkwkwkwkwk sumpah ngakak banget nontonin gituan. Terus sehabis zuhur kita makan siang dan yang ditunggu2 pun datang, main cerminku! 

Gue ketagihan main cerminku setelah pertama kali main bareng anak2 paskib jaman duluuuu banget ahahahaha. Yang gue ngga sabar itu ngeliat negatifnya gue. Penasaran aja gimana anak2 xevenovica menganggap gue kayak apa. Dan yang PALING banyak di negatif gue adalah: pemalas -,- ada 4 orang yang bilang gue pemalas. Itu belom termasuk tulisan 'kadang lalai dalam tugas' yang di RT dua orang. Yang gue seneng adalah... yang bilang gue jutek cuma satu orang!! Ada sih satu orang lagi yang bilang 'suka jutek'. Tapi itu berarti kan gue jarang juteknya wkwk :3 waktu main cerminku terakhir kali soalnya yang bilang jutek itu BANYAK banget. Berarti xevenovica udah kenal gue yaaay :3 

Terus ada dua orang yang nulis intinya gini 'Kalo ngomong jleb banget', ada juga yang nulis 'sering ga tau situasi'. Maaf yaaaa yang suka tersinggu sama omongan gue. Kadang2 emang apa yang muncul di kepala langsung gue omongin tanpa disaring dulu. Tapi itu cuma bentuk sikap gue yang nyaman di xevenovica, ngomongin yang ada di kepala gue semata-mata karena gue ngerasa gue nyaman banget sama kalian dan bebas mengemukakan pendapat, karena kita semua kan juga kayak gitu. Tapi kalo kata2 gue ternyata banyak yang nyinggung kalian, gue minta maaaaaaf banget. Evaluasi buat gue. Gimanapun juga gue sayang kalian

Kalo positifnya dari gue, yang PALING PALING PALING gue suka adalah:

'Sayang bgt sama xevenovica ❤' yang di RT satu orang
dan
'Xevenovicaers sejati!'


AAAAAAAAAAAAAAAAAA
❤ us, xevenovica


sometimes, the tamer they looked, the sharper claws they had

Yesterday I had this sharing session with my so-called partner, yet they have been part of what I called "my smansa family". Let's called them X and Y. They shared about the same problem they had. Exactly the mutual problem I got, back in grade 9.

It's scary, you know. How, although this is smansa, we talked about smansa, the nicest place for me to do and be what I want to be -beside my family-, but the system turned out to be the same with other school. I don't know... I expected more than that.

And I feel terrible toward X. Some days ago I spent my time with one of xevenovics and we talked about X a bit. She told me the relation between X and many of kid. I must admit, we talked about her lackness. But now I know, I realize, that

we couldn't judge other person with only a single sight of them, much else a judgment from your friends. We don't know what they've been through all this time, behind any mask they wore.

Pesan sponsor dari gue adalah, ambil dan pegang keputusan lo sendiri. Jangan biarin orang lain pengaruhin atau ngerubah pandangan lo terhadap sesuatu cuma karena cerita2 yang beredar tentang sesuatu itu. Kita ngga bisa kan membuktikan keotentikan cerita yang beredar. Namanya juga cerita dari mulut ke mulut. Folklore, kalo Bu Zarni bilang.

Thursday, March 1, 2012

(ngga) cuma sebatas draft #4 : Kamu

Draft 12 Februari 2011


KAMU! Ya, kamu
Lelaki yang akan berdiri disampingku menyaksikan malam bertabur bintang di pantai Gili Air
Yang akan membantuku mendaki bebatuan di Bukit Nglanggeran
Yang akan menceritakan sejarah di Candi Ratu Boko

Ya, itu kamu
Yang akan mengajariku esensi menerima semua dengan tulus
Yang akan membuatku diam membisu hanya dengan menatapmu, hal-hal tentangmu dan yang diperlihatkan olehmu
Yang akan membuka mata dan hatiku tentang apa yang tersembunyi dan tak terlihat selama ini

Dengan kamu,
Pasanganku menari di keriangan mengelilingi api unggun para pecinta alam
Mendengarkanku berkisah tentang leluhurku saat matahari terbenam di Uluwatu di depan para penari kecak
Menyanyikan lagu indah dengan gitarmu. Petikan-petikan yang membuat Kamaratih dan Kamajaya berdesah bahagia

Hanya kamu,
Yang akan membacakan sajak tentang kita di Lembah Mandalawangi
Dengan suara sehalus kabut pagi, sedalam jelaga hitam mata itu
Di fajar yang dingin dan sepi, dan kita akan tahu apa yang kita inginkan