Wednesday, August 24, 2011

Smansa dan temen sebangku asam manis

Gue itu kuat. Mandiri dan ngga manja. Gue biasa ngelakuin hal sendiri, dimana temen-temen yang lain ngga berani.


Gue ngerasa udah dewasa. Udah SMA, ngga ada perasaan kekanak-kanakkan kayak waktu masuk SMP dulu. Waktu kerjaannya ngebandingin hidup baru gue di SMP sama hidup temen2 SD yang lain.


Gue seneng banget waktu hari-hari pertama di SMA. Sibuk, saking sibuknya sampe gue ngga ada waktu buat mikirin yang lain. Gue sampe bingung dan mikir *berkaca dari awal masuk SMP dulu*, kapan ya gue kangen kehidupan SMP?


Tapi akhir-akhir ini gue emosional banget. Gue ngerasa bisa nangis dimana aja, kapan aja. Apalagi kalo lagi di kelas. Kalo ngeliat tempat duduk sebelah... Gue kangen temen2 sebangku gue selama di SMP, yang bukan hanya temen sebangku. Temen sebangku itu bagi gue berarti cerita2 ngga penting, bisik2 tentang anak2 nyebelin di kelas, ngegosip tentang berita terkini sekolah, nyalin PR satu sama lain, ke toilet bareng, pulang lewat gerbang bareng..........


Gue suka minta peluk Dena untuk dukungan. Gue suka minta jalan2 keliling Smansa sama Dian. Tapi rasanya beda. Rasa temen kelas sebelah (Dena dan Dian di kelas sebelah) sama rasa temen bangku sebelah. Mungkin itu aneh, mungkin gue nya masih terbawa suasana SMP yang mengalir lambat dan seringnya stagnan.


Gue yang selalu mikir udah dewasa, jadi anak SMA.


Gue tau pasti ada celah di dinding itu. Dan sekarang gue ada didepannya: antara membiarkan celah itu, atau memperbaikinya. Tapi itu wajar kok. Gue tau itu wajar.


Beberapa saat yang lalu Teh Novi nge-twit : "Bener deh, kalau di awal manis-manis mulu ujungnya bosen, tapi pas awal asem ujungnya malah ketagihan dan berasa manis"

Mungkin masih terlalu dini untuk menyimpulkan bagaimana kehidupan awal gue di sekolah baru ini. Tapi lo tau? Walaupun baru sebulan gue sekolah, tapi rasa kepemilikannya kayak udah disitu sejak lama. Kenangan manis yang banyaaaaaak banget, tapi ada juga asamnya yang dalam. Rasanya nyampur. Asam manis :p

Posting ini gue dedikasikan untuk temen-temen sebangku gue di SMP; Acha, Shafira dan Nicha. Juga kenangan-kenangan kita yang asam manis :)

N

Monday, August 22, 2011

galaunya anak baru masuk sma

gue udah mau ambil hape aja tuh, ngetik sms tentang keling-lungan gue tentang formulir. Terus gue mikir: "siapa juga yang mau respon sms paling ngga penting kayak gitu". Ngga jadi deh gue sms.

Ah, gue kangen Nicha dengan segala cerita2 paling ngga penting yang kita bagi.

Saturday, August 20, 2011

probably my half life

How is it with books? The weight, the look, the smell. As if they were calling me to take them and surf to what they offered.

How is it with libraries? A place that suited well to spend time when it's getting empty and meaningless.

I could be the most quite person in a crowded room. I could stay in library all the break time. I could turn a long, boring day into an emotional, dreamy one.

As long as I got a book in my hands.

You may call it lonely. For me, I call it nature. Just realized, how I love what I love.

terinspirasi dari tulisan nicha tentang gue dalam blognya syafvinna.blogspot.com yang berbunyi : "yap pas dia baca novel. gue bingung dan PASTINYA gue mikir kenapa ini orang dari kemaren baca mulu kerjaannya"

Friday, August 19, 2011

Thursday, August 18, 2011

Ifthor X-4 Danau Toba

Ifthornya? Seruuuuuuuuuuu. Puas ketawa2 bareng anak2 Danau Toba. Yang paling diinget tuh waktu Izmi nanya "Nis, lo kalo di kelas diem mulu sih?", soalnya pas ifthor kan gue lumayan rame. Yah, menurut gue Danau Toba itu tipe pertemanan yang 'udah pisah jadi akrab'. Gue juga sayang Danau Toba :*

masih rame

udah beberapa pulang lalu kita bergaya alay hahahahahah

jargon : OUR SPIRITS ARE BIGGER THAN TOBA LAKE BLUBLUBLUBLUBLU

66 Tahun Rumahku

Jika kau terus mengeluh, apa yang akan kau hasilkan?
Jika kau terus menghina, apa yang akan kau bawa untuk bangsa ini?
Bukan keluhan atau hinaan yang dibutuhkan, melainkan kesadaran bahwa kita yang diharapkan untuk memperbaiki negara.

Dimana letak adabmu?
Disini kau dilahirkan. Tempat ibumu, dan nenekmu, dan nenek buyutmu mencari makan dan menumpang hidup.
Disini rumah kita. Tanah air dan kata 'pulang' dialamatkan.

Dengan dan tanpa apapun, Indonesia dalam darahku. Bangga menjadi seorang, kebanggaan mengibarkan benderanya. Dirgahayu Indonesia ke-66.

"Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai"


Wednesday, August 17, 2011

Hari Merdeka, Hari-nya Kita

"Saya tahan panas-panas, lelah-lelah di capas
Rupanya engkau forget to me

Rarambera tahayu tarik tambang, cihuy!
Disini aku jadi tambah senang
Andaikan aku burung
Aku bebas terbang
Cita-citaku ingin jadi paskibra"

- Forget to Me, lagu capas

Pengibaran hari ini SUKSES!!!!!!!!!!!! Katanya teteh-teteh, peserta upacara banyak yang muji. Duh, senangnyaaaa :DD Walaupun pas udah di lapangan, hitungan gue sempet salah ;< untung kaki gue sama yang lain sama, jadi ngga keliatan kalo salah. Dan karena itu juga sehabis pengibaran dan saatnya kita sikap sempurna, gue ngga balik badan untuk ngelap keringat atau ngeregangin badan sama sekali. Gue pikir penampilan kita ancur soalnya gue sempet denger derap kita yang brebeg, dan gue mikir bakal bayar semua itu dengan kaki yang sakit dan mulut yang pegel. Tapi ternyata capas dikomentar baik :)

Jadi setelah 17 Agustus ini, intinya ngga bakal ada capas2an lagi. Ngga ada lari2 keliling lapangan di bawah matahari siang bolong. Ngga ada forum pas lemaskan dimana yang ngga puasa sembunyi minum2. Ngga ada obrolan tentang derap yang brebeg, materi yang belum bisa, atau dimarahin kakak2 senior lagi. Belum apa2 gue udah kangen

Yang pasti Capas berkesan di hati banget. Gue cinta Capas XXI! <3


pasukan pembawa baki
Sam, sang komandan pasukan berusaha mengeluarkan suara terbaiknya. Foto ini bikin saya ngakak, wakakakak
pasukan gue, pasukan 17 B)
pasukan 17, pasukan 8, pasukan 45

Tuesday, August 16, 2011

H-10 Jam Pengibaran

Latihan kemarin alumni push-up bareng kita. Hari ini alumni langkah tegak maju sama belok keliling2 lapangan bareng kita. Kemarin dari jam 10 pagi sampai maghrib. Hari ini dari jam 7 pagi sampai maghrib. Tapi itu semua ngga kerasa, teman. Dua minggu ini ngga kerasa sama sekali. Dimarahin bareng, sembunyi2 minum bareng, ketawa2 bareng... Rasanya kayak keluarga. Mempererat SMANSA 35, lalu keluarga baru, CAPAS XXI.

 Besok puncak perjuangan dua minggu latihan kita selama ini. Tunjukkan bahwa kita bisa! CAPAS XXI, ONE STEP, ONE TEAM, ONE SPIRIT!!!!!!!!!!!! :))





Sunday, August 14, 2011

Ingat kata Teh Steffi, selesaikanlah apa yang sudah kamu mulai, karena itulah yang dilakukan pemimpin.
Ingat juga kata brosur MPOS, dan setiap orang adalah pemimpin, setidaknya bagi dirinya sendiri.

Friday, August 12, 2011

XEVENOVIC*

teretereteerettt.........................................

Jadi inilah kelas gue sekarang............ kelas X-7 bernama xevenovic* (baca: se-ven-no-vi-ka).


Anak muridnya berjumlah 32 orang. Hampir semuanya nyampur anak2nya soalnya setiap minggu ketentuannya temen sebangku dikocok supaya bisa deket satu kelas :)

Terus kan Smansa ngadain lomba menyambut 17an, namanya GARUDA (Gerakan Anak Muda). Nah, salah satunya hias kelas. Hias kelas itu ASIK ABISSSSSSSSSSS. Gue yang cuma bisa bantu sebentar aja ngerasain banget asiknya :D hari ini udah hari ketiga proses mendekor kelas. Dan hari ini juga gue cuma bisa sedikit bantunya karena harus capas :( tapi besok kan hari terakhir dekor, dan gue bisa bantu selama 3 jam sebelum capas! Semangat xevenovic*!!!Besok batas waktu jam tiga sebelum dinilai, kita pasti menang!!!!!!!!!!! Kan kelas kita unyuw :3

bikin hiasan pintu walaupun jam pelajaran -__-

dekor kelas hari pertama. kalo sekarang udah ada bintang2 peraknya gituuu di langit2nya


hiasan pintu xevenovic* versi setengah jadi

versi Ramadhan

para pendekor (gue ngga termasuk tentunya. nyempil2 aja)

Oiya, pas puncaknya GARUDA tanggal 17 Agustus, gue bakal ikutin lomba bakiak sama balap karung! HAHAHAHAHA. Kocak ngga sihh?? Terakhir kali gue lomba 17an itu....................... jangan tanya deh. Lupa, udah lama banget! Yang paling seru pasti lomba tarik tambang. Tapi sayang gue ngga ikut. Badan gue kekecilan bow :(



Terus kan GARUDA itu disponsori oleh Pocari Sweat. Jadi setiap kelas di Smansa harus buat iklan pocari kayak iklannya Irfan Bachdim, tau kan? (sok padahal gue juga blm liat iklannya. Nasib orang ngga pernah punya waktu nonton tv -_-) Itu pasti bakal kocak abis. Secara si Hilman yang bakal jadi bintangnya XDDD Kocak deh. Nanti kalo sempet gue post. Sama kelasnya xevenovic kalo dekornya udah final. Sama posting tentang Capas XXI jugaaa! Gila, 17 Agustus tinggal beberapa hari lagi! Sebenernya udah lama pingin posting tentang capas, tapi ngga punya fotonya satupun :(


Bubbye!

Sunday, August 7, 2011

I believe in me




There are two Ninis. Either Ninis who is really her, and Ninis as what she appeared to be.

Frankly, I'm comfortable being either of them. There are circumstances when I could switch in front of particular people. It's not that the statement 'Ninis as what she appeared to be' means I was faking. No, I wasn't. It's just... in this new school I realize I was more comfortable and confident with myself. I have some ways to face problems and I may not show it with stating argument or such (stating argument is one of what Smansa student do), but I feel it inside.

In Smansa, in this new life, new place, new people, those sides of my life balance. It's unbelievable, especially when I remembered this blogpost I wrote last year. It actually happened! :)

Anak Smansa Itu...

  • Disiplin
  • Ngga ada kata malas dalam kamusnya
  • Kuat secara fisik maupun mental
  • Salam, senyum, sapa, sopan dan santun (5s)
  • Pantang mengeluh

 Beberapa hal kecil yang saya pelajari sebagai smansa35 pada khusunya dan anak smansa pada umumnya

 

Monday, August 1, 2011

Untuk Beberapa Orang Disana di Masa Kelas 9

Untuk beberapa orang disana, gue ucapkan makasih. Makasih untuk masa-masa menjatuhkan, yang bikin gue lebih kuat. Makasih untuk kata-kataannya, yang bikin gue lebih tabah. Makasih untuk gosip-gosip dibelakang, yang bikin gue makin dewasa.

Efeknya kerasa banget pas SMA. Kalo kedewasaan itu diibaratkan termometer, rasanya Kelas 9 itu jadi masa titik terjauh kedewasaan gue bertambah. Gue sadar gue butuh itu. Kalo ngga ada lo pada, mungkin gue masih Ninis yang dulu: Ninis yang sembunyi dan ngedumel sambil makan hati.

Gue baca tweet salah satu temen kemaren dan tiba2 jadi pingin post ini.

Di SMA, senyum bukan pura2. Tapi bukti bahwa gue makin dewasa dengan tetap senyum walaupun ada aral melintang. Yahh, bukan berarti sekarang gue merasa ada aral melintang sih. Belum. Mungkin buat temen gue hal itu jadi masalah, tapi entah kenapa buat gue hal itu ngga ada apa2nya sekarang. Gue sadar kalo gue masih jadi Ninis yang dulu, pasti gue akan bilang hal yang kurang lebih sama kayak tweet temen gue itu.

Makanya, makasih buat beberapa orang yang bikin gue jadi Ninis yang lebih kuat kayak sekarang. Dengan jalannya waktu, semoga gue bisa jadi lebih kuat lagi :)

Oh! Makasih juga buat beberapa orang di luar sana yang jadi angel pas masa titik balik itu. Yang dengerin cerita gue, yang ngasih saran, yang saling support dan bantu. You don't know how meaningful you guys to me :*