Saturday, December 31, 2011

new year's eve flirtations

SATU JAM LAGI KITA AKAN MEMASUKI TAHUN 2012............................ *jengjeng*

Jadi di malam tahun baru ini, gue duduk di Bali Buddy sambil dengerin suara terompet dan petasan yang mega berisik itu. Ubud pada malam tahun baru mungkin ngga seliar Kuta, tapi tetep aja kemanapun mata memandang di jalan utama pasti orang2 pada minum bir dan mabok2an dan bule2 yang lalu lalang sambil make topi warna-warni yang dijual di jalan dan terompet2.

Beberapa saat yang lalu gue muter2 sama mbak yanti cari makanan, yang mana syusyah banget dicari karena dimana-mana habis. Pada tahun baruan lah yaaa, gue malah muter2 nyari makanan -_- terus akhirnya gue ketemu tukang sate di jalan abiansemal raya. Tukang satenya itu dikerumuni orang2 sana yang pada main petasan dari plastik, dan itu tuh SUPER BERISIK. The only entertainment I got was this boy around my age, because mbak yanti was too busy cover her ears -,-

First, I chit-chat with the mas sate-nya, and then this boy came out of nowhere (halah) spoke in Balinese with the mas sate, which I understand a little that he was trying to dug information about me. I was careless at first, knowing he was just the boy in street playing with his friends to celebrate new year's eve. But the second I looked at him, it struck me, he was sooooooooooooooooooo damn cute. Like, the cutest boy I've ever seen in this village. And he tried to talk to me in a language I don't understand, and looked at me sheepishly. It was so foolish because he tried over and over again to talk to me both in Indonesian and Balinese and I was only smiled at him. And then he flirted a little, but I'm still the Smansa student and a part of the student-council. But what could I do!?!?! I ask you if the cutest boy, the kind of country-boy cute, flirted with you and it was new year's eve and the atmosphere was supporting, what could you do!?!?!? Only smile and answer with jokes, that's what you could do.

He asked some questions about me which I couldn't answer because we're living so near to each other. I think if there was a village ceremony in Lodtunduh and I attended, I will meet him eventually. But the little moment of flirtations was so foolish and we both acted so silly and it was a good memory to remember about my new year's eve hahahahahahahah

TIGA PULUH MENIT MENUJU TAHUN 2012.................................................... *tet teret teret*

Keep Calm and Stay Sweet

Because life is always been bitter and sweet in every angle possible

Thursday, December 29, 2011

been 6 months Smansa-struck!

Tiga langkah awal yang memulai lembar kehidupan gue menjadi Si Batik Merah: MOPD, Pasukan 17an dan MPK/OSIS. 

Setahun yang lalu, siapa yang nyangka gue bisa nyangkut di Smansa?
Setahun yang lalu, siapa yang nyangka gue bisa seseneng ini?
Dan gue lebih seneng lagi sekarang bisa membuktikan kata2 Albeth itu benar
Setahun yang lalu Albeth nyeletuk, "Sekarang lo sedih-sedih, biarin aja. Nanti suatu saat di masa depan lo bakal seneng terus"
Mungkin gue ngga 'seneng terus' kayak yang Albeth bilang, tapi paling ngga kehidupan gue sekarang lebih banyak kabut bahagianya daripada kabut sedihnya. Setiap gue inget satu kekurangan, pasti selalu muncul berbagai macam kelebihan yang bikin gue bersyukur :)

Gimana enam bulan awal kehidupan di Smansa?
Satu kata: priceless. Dari kata itu diiringi kata2 lain; awesome, wonderstruck, sweet, emotional...

  • GARUDA (lomba 17an Smansa)

  • Ifthor2
X-4 Danau Toba :*
cirrus (ekskul jurnalistik)
CAPAS XXI

  • Liga Smansa
pertandingan kedua xevenovica dan gue ngga nonton gara2 rapat bulanan :(


Flashback blog ini di bulan desember tahun lalu, di salah satu blogpost, gue nulis, "Intinya, gue pingin masuk sekolah, yang ngga cuma bergengsi loh (yaampun amiiin gue masuk sekolah bergengsi!!!) tapi juga sesuai sama kemampuan gue. Ngga cuma sekolah dimana yg gue banggain, tapi gue sebagai muridnya juga bisa membanggakan sekolah!"

Hhh, gue tau gue mampu di Smansa. Emang setan-setan lagi gentayangin gue satu semester ini yang bikin nilai drop dan orang tua gue geleng-geleng kepala. Dan gue juga pingiiiiiinn banget banggain Smansa, kayak di  twitnya SAS fm "Jangan cuma bangga jadi anak Smansa, bikin bangga Smansa juga punya lo". Semoga semester depan gue berubah, amiiiiiiiiiiin. 

Roller-coaster kehidupan, teman. Kadang naiiiik, kadang turun. Kadang pingin muntah, kadang berseri-seri ngeliat pemandangan. Bersyukur roller-coaster kehidupan kali ini lebih berwarna :)


Ciao!

Wednesday, December 28, 2011

Kisah Pohon dan Sally Sendiri

Aku berdiri, paling tinggi, diatas padang ilalang yang luas sampai kau tak bisa melihat ada apa di ujung sana. Aku berdiri, sendiri, dengan ilalang-ilalang menggelitiki batangku kalau temanku Si Angin datang mengunjungi. Aku berdiri sudah lama, sudah kulewati hujan badai yang merusak dan kemarau panjang yang membuat teman-teman kecilku menjadi kering dan ringkih. Aku berdiri mengikuti gravitasi, daun-daunku mencinta matahari dan akar-akarku mendamba inti bumi.

Aku sendirian, tak ada saudara yang tumbuh berbagi lahan denganku. Tak ada yang berbagi denganku kala duka, tak ada yang pernah menanyaiku apa aku mau seperti ini.

Mengapa aku tak punya bunga seperti pohon nun jauh disana? Kala matahari bersinar siang hari dan hujan turun menyuburkan di malam hari, bunga-bunganya bermekaran warna-warni membuatku iri.
Mengapa aku tak punya daun-daun hijau sehat dan dahan kokoh seperti pohon di seberang bukit sana? Daunku kecil-kecil dan dahannya tak bisa menahan derasnya air hujan kalau manusia mau berteduh.

Satu hari, di tengah kesendirianku pada siang yang terik itu, Sally datang. Ia sendirian seperti biasa. Kadang Sally membaca buku sambil bersandar di dahanku. Kadang ia hanya berdiri mengamati ilalang yang menari diterpa angin. Kadang ia mengajakku berbicara, dengan matanya yang menerawang jauh.

"Kenapa ia pergi?" Sally bertanya.
"Mengapa ia tak pernah kembali?"

Lalu, Sally akan menangis sambil memegang batangku. Mungkin untuk menahannya bila ia jatuh, mungkin untuk membantunya kala ia goyah dan tak tahan lagi. Ia selalu datang padaku untuk menangis dan bertanya tentang hal yang sama setiap kalinya. Tapi aku bisa apa? Aku hanya bisa meminta tolong Si Angin meniupkan udara semilir, dan Si Burung mendendangkan lagu tenang.

Waktu malam, saat pecalang desa berpatroli melewati padang ilalang, ia duduk dibawahku sambil mendengarkan radio. Dari kotak itu, satu lagu mengalun mengiringi dinginnya malam

Sally kau selalu sendiri
Sampai kapanpun sendiri
Hingga kau lelah menanti
Hingga kau lelah menangis

...


Monday, December 19, 2011

coretan akibat diary ketinggalan

Browsing malem2, keinget satu hal yang terjadi setelah UTS, dan tiba2 terlintas di kepala, "Gue terlalu ambisius. Gue terlalu... terlalu". Gue pingin sempurna tapi malah jadi ngga blend in.

Sebel, kenapa harus lupa bawa diary!? Akhirnya nulis di blog yg pastinya ngga bisa leluasa. Padahal biasanya selalu dibawa kemana2, liburan sekalipun :(

Thursday, December 15, 2011

One time, about us

I watched the wave crashed along the shore. Remembered the beginning of my life in this small, priceless place I'd dreamed of all of my life, without even realizing it. Then I read this post, about something I couldn't keep. About them in the past, about us now. It freaks hella out of me. Did she really mean what she wrote? It screamed the deep of the bond, the meaning of what I don't feel right now about them.

One time, in the past, that kind of feeling came fast as the togetherness we build grew stronger and tighter. With time, it had gone... Just gone, whoosh by the wind. As fast as how it came. I felt... clueless. I don't know what the heck am I gonna do with all the sudden change. I felt uncomfortable being surrounded by the crowd I don't really recognize anymore, but I have responsibility of any seed I planted in that place.

We shouted about relation that we have. But don't you realize, you don't even feel that way toward me. Neither do I. It is matter-of-fact neither both of our side could deny.

I want to feel that kind of belonging. For heaven's sake, I want! But this time, that kind of feeling won't come as easy as how it used to be. I've opened my heart, but could you all just help me? I can't be forced, even with the pressure so high I'll stand still to what I really feel. What I really am behind any mask I wear.

Tuesday, December 13, 2011

aksi reaksi

BESOK gue udah berangkat ke Bali. Udah kebayang naik sepeda nyusurin pematang sawah di belakang rumah, jalan kaki sepanjang jalan monkey forest, berkunjung ke daerah2 lain kalo lagi bosen di Ubud, duduk berjam2 baca buku sambil minum ice blend di toko bukunya Bapak, nongkrong di Puri Ubud sore2 sambil ngeliatin bule2 lalu lalang...

Apalagi sebelum pulang ke Depok nanti bakal mampir Jogja dulu. Ngga sabar keliling2 kota nyari spot foto yang bagus sama Adek, ngunjungin UGM yang (semoga) akan jadi tempat kuliah gue beberapa tahun lagi. Bahkan gue udah kebayang satu puisi tentang Jogja, walaupun gue belum disana. Demi Tuhan, liburan aja belum mulai sebenernya -,-

Tapiiii, banyak banget yang gue korbanin untuk liburan 23 hari itu. Diklat PASKIBRA, kegiatan2 seksi charity untuk AKSI, dan kegiatan2 yang bakal dilakuin seksi humas untuk buku tahunan angkatan 33. Ngga kebayang berapa banyak rapat yang gue skip, dan diklat paskibra yang akan meninggalkan gue jadi capas sendiri.......................... Sementara temen2 lain udah resmi jadi PASKIBRA.

Sama aja kayak aksi = reaksi. Gue dapat liburan asik, tapi gue juga ngelepas kegiatan2 yang AMAT SANGAT pingin gue ikutin. Kalo pas SMP, mungkin gue bisa biasa aja. Tapi ini SMA, masa dimana setiap kegiatan itu penting dan setiap waktunya itu berarti. Phewww rempong ye.

Oiya blog gue berulang tahun yang ke-2 beberapa hari yang lalu!!!!!! Ngga kerasa udah dua tahun blogging. Semoga gue dikasih umur panjang untuk bisa blogging lagi tahun2 kedepan :D

Caw!

Monday, December 12, 2011

Hey, Cantoco!

Gimana kalo kita semua ikut ke Cilember? Gimana kalo buku Sekom C namanya Cantoco's Memory Capsule? Gimana kalo baju kita nanti warna biru-emas? Gimana? Gimana? Gimana?

Tadi siang rapbul dan sekarang lagi ngerjain notulen yang harus dikebut sebelum berangkat ke Bali lusa depan. Seribu satu ide pun bermunculan buat Keluarga Cantoco.

Ada empat cinta yang takkan pernah habis...
Yang pertama cinta kepada Tuhan
Yang kedua cinta kepada orangtua
Yang ketiga cinta kepada bangsa
Yang keempat Cinta Cantoco

Sunday, December 11, 2011

UAS: Ujian Agak Serius

Besok itu hari terakhir UAS, dan emang kerasa banget beda hawanya sama UTS. Dari seminggu yang lalu itu gue udah nyicil2 pelajaran, terutama pelajaran IPS kayak sosiologi, sejarah, pkn, dkk. Pas UTS mana kepikiran mau belajar seminggu sebelumnya. Terus beberapa pelajaran, kalo pas UTS nilainya jelek, di UAS ini gue optimis nilai bagus. Gue jadi inget salah satu bualan di tumblrnya Smansa: "UTS: Ujian Tidak Serius, kalo UAS: Ujian Agak Serius". Hwahahaha

Walaupun gue udah belajar rajin, tetep aja masih 'agak' serius. Kenapa? Soalnya selama UAS ini waktunya pulang sekolah bukannya langsung pulang dan belajar, gue seringnya malah jalan2! Pas besoknya UAS Kimia, gue nemenin Rezky ke margo. Bilangnya sih 'Gue mau beli buku kimia', tapi akhirnya ya kita kongkow juga keliling2 margo. 

Terus pas besoknya UAS Fisika, gue malah nonton Breaking Dawn sama Nicha. Udah gitu koplak banget lagi awalnya. Gue kan lagi di angkot sama Adzra & Andini. Pas di perempatan Gunadarma, Nicha sms ngajak jalan saat itu juga. Jadilah gue turun dan balik lagi ke Margonda. Sebelum gue turun, Andini sama Adzra tuh yang "Nis, besok Fisika sama Sosiologi, Nis. Fisika sama Sosiologi", tapi gue cuma nyengir doang hahahahahahaha -_-v
batik smanti dan smansa :3

Terus gue sama Adzra dan Cika sempet berkunjung ke Takarajima. Niat awalnya pingin nyobain sushi, tapi sesuai sama mottonya, Takarajima emang rasa Indonesia banget. Sushi yang kita pesen itu yang satu rasa kebab, yang satu rasa arem2. Besoknya si Adzra ngomong, "Aku ngga mau ke Takarajima lagi, sama aja kayak makan lemper." HAHAHAHAHAHAAH ADZRAAAAA


Adzra galau abis makan lemper kemahalan

Friday, December 2, 2011

How did I get into this mess? What did I think in the first place? WHAT?! -_-

ring, ring, ring

Hasn't anyone heard the bell yet? It's like a lamp that turned on above your head.
Hasn't anyone realized yet? It was so obvious and we were just pretending everything is okay

I'm a pro, I guess. I wouldn't call it suffering. I would just call it... mature.

Self-motivation, you know. Yeah, whatever you like, Nis.

Tuesday, November 29, 2011

Bapak TU : "Laptop kelasnya udah kan?"
Gue           : "Kok ngga di jarkom sih, Pak?"
Xvnvc       : "INTERKOM KALI BUUUU"
Cinyong    : "NINIS MODUS MINTA NOMOR HAPEE"

Dan gue pun sukses jadi bahan cengan sampe malem gini -_____-

Monday, November 28, 2011

syair koplak dari pojokan xevenovica

Kelompokan bikin syair gue, Sabila, Yose dan Cinyong yang bikin perut sakit ketawa

Yose duduk di pinggiran
Melihat dia main di lapangan
Hatinya sungguh gemetaran
Menunggu waktu kapan jadian


Teringat pesta semalaman
Melihat dia dari kejauhan
Sungguh membuat hati penasaran
Siapa dia wanita menawan


Sambil bersandar Yose di pepohonan
Melihat bintang berkilauan
Hati tambah berdebaran
Membayangkan wajahnya yang penuh senyuman


Tertidur Yose di lapangan
Di pangku Yudha yang kumisan
Dia sadari mimpi itu hanya kepalsuan
Menyadari si idaman lelaki jantan

Sunday, November 27, 2011

ngeliatin foto2 SD itu rasanya... deg2an, dalem, sedih, seneng

Masa2 saat keadaan sekeliling lo itu ngga penting.
Masa2 saat lo cuma tau seneng2 aja.
Masa2 ngga tau malu, malu2in, tapi tetep aja ngga peduli kata orang
Masa2 berteman yang ringan, tapi pas sebesar ini baru nyadar itu hal dalem
Masa2 naik sepeda bareng temen2 kemanapun dan kapanpun
Masa2 sangat berarti dalam hidup gue

Sama temen2 yang spontan dan reckless. Baru sadar kalo gue terlalu sibuk sama kehidupan SMA

Gue kangen lo semua :(





identitas kita :"

Terakhir kali kita ngumpul lengkap itu.... tiga tahun yang lalu waktu ke taman menteng. Terakhir kali ngumpul cuma setengahnya waktu libur pasca UN. Selama SMP seringnya cuma gue bertiga sama Fita & Tia, itupun udah jarang banget sejak SMA. 

Kalo kata temen2, "Kalo ada Ninis pasti bisa jalan beneran"

Yea, I would make it somehow. Inget ngga rencana kita liburan ke Pulau Seribu bareng? AAAAA we will meet soon!!!!!!!!!!!!!!!!

Friday, November 25, 2011

Cantoco,

semoga rapbul perdana kita kemarin bisa jadi awal yang baik untuk kepengurusan Sekom C dan ekskul kedepannya. Semoga kita bisa menjalin kekeluargaan yang erat di intern sekom dan mengangkat nama C sendiri.

CCD! Cantoco Celalu Di hati :3



Monday, November 21, 2011

"Saya berdiri diatas kata yang saya ucapkan, kesalahan yang saya lakukan dan janji yang saya ikrarkan"
Senin pagi, pinggiran lapangan Smansa

Sunday, November 20, 2011

Si Sabi

Cerita ke Sabila itu otomatis dan hal paling spontan walaupun kita baru tiga hari duduk bareng. Kalimat pertama yang keluar dari mulut Sabila setelah denger curhatan gue di kantin kosong kemarin siang itu yang bikin nangis karena bener2 ngena dan bikin gue sadar tentang hal-hal yang gue butuhkan dan lewatkan selama ini.

I looooooooooooooove you, Sabi!


Saturday, November 19, 2011

trek hubungan

Trek hubungan itu diibaratkan persamaan garis lurus.

Pertama, garis berpotongan. Jadi kalo misalnya sekarang lo ngga nyambung sama seseorang, akhirnya pun lo akan nyambung karena kalo kalian jalan terus pasti bakal ketemu di persimpangan entah dimana.

Kedua, garis tegak lurus. Jadi lo terus berhubungan sama seseorang dan dari awal udah beda. Lo jalanin terus, tapi pada dasarnya emang jalan kalian itu berbeda dan ngga akan berpotongan sampai kapanpun.

Salah satu teori gue dalam hubungan sosial

Friday, November 11, 2011

Tuesday, November 8, 2011

Hal-hal kecil di SMP

pergi ke zoe setiap saat, pinjem buku super banyak, punya waktu untuk baca tak terbatas

ngebolang kalo lagi bosen sama temen deket. wisata kuliner, ngobrol berjam2. pergi kemanapun angin bertiup

ngobrol dalam bahasa inggris. aku pingin les lagiiii :(

menunggu jemputan dibawah pohon rindang depan bento. duduk sendirian sambil berpikir tentang semuanya



Gosh,

Riddle path along the field
Sunshine comes among the lined clouds
I remembered eating chocolate and pudding, sitting in the middle of rice field
Running, chasing the end of the world

Pfft, I hate to remember how hurt I would spending my new year holiday. Another surgeon comes, sweet...

I wish I were there.

Don't understand, I enjoy school very much, but that feeling of 'home' was always be there.

Miss you, Bali. Like, a lot.

Monday, November 7, 2011

Si Naya


Syahla Hanadhiya Shafarudin 
Yang rese, yang nyebelin, yang lamaaa kayak putri solo. Sabar yaa Nay, semakin bersabar semakin berbuah manis loh :p

Sunday, November 6, 2011

Tuesday, November 1, 2011

Thursday, October 27, 2011

saya rindu

Ngga ada cerita yang perlu diceritakan, karena dalam perjalanan pulang ke Depok pun udah ada rasa itu : saya rindu Cilember dan diklat pepala.


Saya rindu mendaki bukit, menjadi yang pertama sampai di puncak dan membantu kakak-kakak untuk naik. 


Saya rindu berteduh di bawah dua ponco, berenam dengan para senior, di tanjakan berbatu yang licin. Mendengarkan mereka bersenda gurau sambil mengintip melalui celah-celah, melihat ranting-ranting diatas kepala dengan gerimis mengalir disela-selanya.


Saya rindu ngerumpi dengan kakak-kakak di tenda yang banjir dan tidak nyaman sambil menunggu hujan di luar.


Saya rindu banyolan kita saat berjuang menembus hutan dan bebatuan, nyanyian kita, teriakan kita...


Saya rindu rasa itu, saat air terjun yang kita cari akhirnya ketemu. Dan betapa berharganya kesusahan yang kita lewati, karena air terjunnya semakin tinggi, semakin indah.


Saya rindu rasa damai saat bangun tidur kala itu, tahu bahwa pagi akan dilewati dengan mendaki lagi, dengan cuci muka langsung dari mata air, dengan melihat barisan pohon2 tinggi berkabut saat keluar dari tenda.


Saya rindu berdiri dan melompat diantara batu-batu besar di bawah air terjun, merasakan dinginnya air di kaki telanjang, meminum air langsung dari sumbernya.


Saya rindu rasa hangat yang ada saat kakak alumni memasangkan slayer pepala sambil menyanyikan lagu Syukur, tanda bahwa kita sudah resmi jadi angggota pepala


Saya rindu berdiri di tepi jurang dan berkata dalam hati, "Aku bisa mendaki sampai sejauh ini. Aku pasti bisa mendaki lebih jauh lagi"


Saya rindu tawa itu, momen itu.


Saya rindu Cilember juga diklat pepala.








Wednesday, October 26, 2011

Duh

Rasanya gue pingin nangis tau ngga. Mencurahkan hati gitu ceritanya. Sebenernya ngga perlu nangis juga, tapi gue bingung pelampiasan apa lagi. Gue juga lagi ngga mood nulis diary. Tau ah, ngga keluar2 juga nangisnya.

Gue pingin cepet selesai, sekaligus berharap ngga selesai.

Gue tau pasti ada aja benturan kepribadian. Hal biasa untuk sebuah perkumpulan, apalagi gue ikut banyak perkumpulan. Yah... pokoknya gue lagi ngerasa kesel hari ini. Banyak orang ngga sadar kalo hal kecil yang mereka lakuin itu nyusahin orang lain. Mungkin kalo gue ceritain ke orang lain juga mereka mikirnya itu cuma masalah sepele, ngga perlu dipermasalahin. Tapi beneran deh, hal-hal sepele itu kadang yang jadi bibit masalah besar.

Gue ngga ngerti dari kapan ini blog jadi diary online gue. Perasaan dulu nulis diary disini kadang2 doang. Sekarang satu page isinya blogpost2 curhat. Tau ah, blog juga blog gue.

Tau ah, sebel gue.

O iya, maaf ya buat semua orang yang ngerasa susah karena hal-hal kecil yang gue lakuin. Gue tau gue nyusahin, pokoknya maaf ya.

Monday, October 17, 2011

Curhat

Gue segan. Ngga tau kenapa. Mungkin karena terlalu imut.



Blog post ngga mutu. Skip.
"Pas lo SMA, lo pasti lebih milih jalan sama temen2 sekolah lo daripada yang lain" - Kak Bunga, setahun yang lalu

that's the way you see it

Kalau kamu menganggap itu membosankan, maka itu akan membosankan. Kalau kamu menerima itu dengan hati ringan, maka semuanya menjadi mudah. Tergantung bagaimana kamu melihat hal-hal, itulah yang akan kamu rasakan.

Karena itu, nikmatilah, kawan. Nikmati setiap waktu berkumpul. Rasakan dongkolnya, takut, segan, gembira, tertawa. Karena semua hal hanya terjadi satu kali. Mencoba untuk mengulang di tempat dan tokoh yang sama pun rasanya akan berbeda. Percaya, kenangan itu seperti yang Jean Bodin bilang tentang negara, abadi. Mungkin kalau ada mesin waktu suatu saat nanti, rasanya pingin balik lagi ke masa2 tertentu. Tapi sayang punya hidup kalau cuma untuk balik lagi ke masa lalu. Padahal (saya) masih muda.

Makanya punya diary, buat menyimpan kenangan2 berharga itu (edisi bimbim). Beneran deh, baca ulang diary itu moodbooster banget. Baca ulang kejadian lucu sama temen2, ulang tahun2 yang (rasanya) ngga terlalu berarti, padahal sebenernya banyak hal2 kecil yang konyol di hari itu. Pas kita nulis diary, kita me-freeze waktu. Yah, paling ngga buat gue sih.

Apalagi yang paling asyik itu nyari diary baru. Diary SMP udah saatnya tutup buku, nyari diary SMA. Dan itu asyik :p #agaktijel

yaudahlah, siap2 buat smansa games besok. Se-ma-ngat!

Saturday, October 15, 2011

Dasar PHP!

Setelah pertemuan Capas di pinggir lapangan yang dipenuhi teriakan dan tangisan karena nilai matematika baru aja keluar dan banyak yang jelek, lalu gue pun berlari buat ngeliat nilai gue dengan perasaan ringan karena tau nilai gue bakal jelek.

Gue : (Nyari nama dan nilai) YESSS GUE 80!!!!!!!!!!!!!!!! (Ngga percaya) Eh, masasih gue 80? (ngurutin nama dan nilai lagi) YAAAAH yang 80 bawah gue si Lusti, gue 40.

Bzzzzzzzz dasar PHP

Wednesday, October 12, 2011

Sekarang gue disini, main internet, nulis blog. Padahal masih UTS dan besok sejarah diikuti dengan ekonomi. Semangat belajar gue turun. Kayaknya gue udah capek pelajarin 17 mata pelajaran, ditambah ada nilai KKM. Mau ngga mau semua pelajaran harus serius. Tapi kenyataannya bukannya belajar gue malah ngelakuin hal lain kalo malem. Baca majalah, ngelukis, nonton video. Ngga ada keinginan buat buka buku.

Gue dalam fase ngga peduli sama sekali sama nilai. Mau rendah kek, mau remedial kek. Gue sekarang cuma ngandalin kemampuan mengingat gue yang cepet. Jadi, kalo temen2 saling tanya jawab pelajaran yang bakal ulangan, gue modal dengerin mereka. Gue tau itu ngga cukup, tapi demi Tuhan, gue capek. 

Di depan gue sekarang ada penjurusan, nilai rapot untuk snmptn undangan, yang nentuin gimana dan dimana kuliah kita nanti. Gue ngga sabar penjurusan. Gue ngga sabar pengurangan mata pelajaran. Paling ngga di jurusan yang gue pingin, pelajarannya banyak yg gue suka. Walaupun masih ada pelajaran nyebelin nyempil. 

Gue pingin refresh pikiran dan tenaga. Tapi liburan masih tiga bulan lagi.... 

Kata orang masa SMA itu awal untuk menentukan masa depan. Gue tau, gue sadar. Lagipula gue ngga akan terus2an kayak gini, kok. Tuhan punya rencana, begitu juga gue. Paling ngga sekarang gue pingin jalanin ketidakpedulian ini, mumpung masih bisa~


Sunday, October 2, 2011

Pieces of Conversations from September 2011

"Ninis kamu kenapa sih sekarang jadi diem? Kamu jadi pendiem sekarang, duduk di pojok terus"
"Masa sih? Aku lagi sibuk aja, tugas2 banyak banget sekarang"
"Tugas apa?"
30 September, 2011, pojokan xevenovica

It's nice to have a friend that cared about you in tiny little details and show it.

----------------------------------------------


Bu Tari : "Itu siapa yang duduk di sebelah Yose?"
Sekelas : "Abdi, Buu"
Bu Tari : "Oh, Abdi. Abdi kan saya"
Abdi : "Abdi kan saya, kenapa jadi Ibu?"
Sekelas : "*meledak ketawa*"
22 September 2011, pelajaran sosiologi, xevenovica




----------------------------------------------


Eka : "tadi masa gua lomba di 8 trus smansa depok ada juga...langsung galau"
Ninis : "semoga aja di perlombaan selanjutnya kita bisa ketemu yaa"
Eka : "segitu pinginnya lo ketemu guee :p"
Ninis : "lo kan trmasuk tokoh di bagian akhir episode perjuangan masuk smansa"
Eka : "hhhhh udahlaahh udah masa lalu"


18 September 2011, chat facebook


Semoga kita bisa ketemu lagi Eka! Dua hari tes masuk Smansa yang memorable.

----------------------------------------------


"Aku kenal kamu dari MOPD. Aku percaya kamu komitmen di MPOS ini. Kalau kamu ngga diajak, jangan diem aja. Aktif"
"*angguk**sesenggukan*"
18 September 2011, LDK MPK/OSIS 11/12, lapangan Smansa


Walaupun dengan penutup mata, nangis hebat, gue bisa ngenalin suara itu. Pesan dan suaranya yang bikin nangisnya tambah hebat.

Saturday, September 24, 2011

Langit Mimpi Dalam Bayangan

Begitu nyata mimpinya dalam bayangan sampai-sampai nggak sadar menangis dalam hening. Karena mimpinya begitu tinggi... Begitu indah... Dan aku bertanggungjawab atas ketinggiannya. Saat jatuh pasti akan terasa sakit. Beruntungnya aku yang menyiapkan trampolin di bumi supaya saat jatuh dari langit ngga begitu sakit dan akan terlempar lagi ke langit mimpi :)

hanya aku dan mimpiku melayang-layang di langit

Wednesday, September 21, 2011

Say no to galau

Untuk Azka yang lagi galau sama kehidupan SMA...

Kita semua di xevenovica juga ngerasa sama kayak lo lagi. Inget pas sharing bareng Kintan? Gue sama Kintan juga sama blangsaknya kayak elo. Belajar pas detik2 mau ulangan, mentingin organisasi daripada pelajaran, ngga ngerti guru fisika dan matematika ngomong apaan kalo ngejelasin di depan kelas. Inget sharing bareng cewek2 xevenovica? Yang sama2 masih mencoba untuk survive di Smansa. Yang siap saling bantu kalo ada masalah.

Kita semua juga ngga ngerti pelajaran2 di Smansa yang super cepat. Tapi kita setuju kalo lebih baik jadi orang bego diantara orang pinter, daripada jadi orang pinter diantara orang bego. Kalo lo ngerasa bego di kelas, inget aja kita semua masuk Smansa dengan saringan yang sama. Kemampuan kita semua sama. Lo ngerasa bego? Kita semua juga. Lo ngga sendirian, Ka.

Inget ngga kata gue? Jangan terlalu diambil hati. Santai aja. Kalo kata Bu Tari, "Mengalir saja bagaikan air." Gara2 Capas dulu sering dispensasi, gue jadi ketinggalan pelajaran dan ngga ngerti. Tapi gue biasa aja, berusaha ngejar ketinggalan juga ngga. Untungnya belum ada ulangan sampe sekarang jadi gue ngga tau nilai sebenernya gue jelek atau ngga wakakakakak oke itu sesat.

Kalo gue emang punya tujuan. Gue sekarang lebih milih aktif organisasi, dan pelajaran dikebelakangin dulu. Balas dendam untuk Kelas 9. Nanti aja gue belajar super super lagi pas kelas 12 wuahahahahahah.

Intinya adalah: tetep santai, stay cool, go with the flow. Masih bingung? Tanyakan pada rumput yang bergoyang :) dan jangan lupa ada xevenovica disini :)

Azka lagi galau di pelajaran kosong hahahahah

inget kita cewek2 yang selalu punya hati dan pedang untuk berbagi dan membantu *sok puitis* (nb: abaikan yang ada dibelakang-_-)

Tuesday, September 20, 2011

hal terbaik sampai saat ini

Beberapa hal yang gue syukuri sampai saat ini.

  • bisa ngikutin kehidupan baru di sma
  • aktif di organisasi2, walaupun pelajaran ketinggalan tapi tetep santai
  • xevenovica menjadi kelas yang terlalu asyik untuk ditinggalkan saat bel istirahat dan pulang
  • dapet seragam batik setelah penantian dua bulan dari pengumuman lolos Smansa
Tapi hal inti yang paling paling paling gue syukuri sampai saat ini adalah : masuk Smansa. Kalau diibaratkan, sekarang kehidupan gue berputar di Smansa bersama seluruh isinya. Dan itu hal bagus :)




batik merah dan xevenovica : smansa <3

Wednesday, August 24, 2011

Smansa dan temen sebangku asam manis

Gue itu kuat. Mandiri dan ngga manja. Gue biasa ngelakuin hal sendiri, dimana temen-temen yang lain ngga berani.


Gue ngerasa udah dewasa. Udah SMA, ngga ada perasaan kekanak-kanakkan kayak waktu masuk SMP dulu. Waktu kerjaannya ngebandingin hidup baru gue di SMP sama hidup temen2 SD yang lain.


Gue seneng banget waktu hari-hari pertama di SMA. Sibuk, saking sibuknya sampe gue ngga ada waktu buat mikirin yang lain. Gue sampe bingung dan mikir *berkaca dari awal masuk SMP dulu*, kapan ya gue kangen kehidupan SMP?


Tapi akhir-akhir ini gue emosional banget. Gue ngerasa bisa nangis dimana aja, kapan aja. Apalagi kalo lagi di kelas. Kalo ngeliat tempat duduk sebelah... Gue kangen temen2 sebangku gue selama di SMP, yang bukan hanya temen sebangku. Temen sebangku itu bagi gue berarti cerita2 ngga penting, bisik2 tentang anak2 nyebelin di kelas, ngegosip tentang berita terkini sekolah, nyalin PR satu sama lain, ke toilet bareng, pulang lewat gerbang bareng..........


Gue suka minta peluk Dena untuk dukungan. Gue suka minta jalan2 keliling Smansa sama Dian. Tapi rasanya beda. Rasa temen kelas sebelah (Dena dan Dian di kelas sebelah) sama rasa temen bangku sebelah. Mungkin itu aneh, mungkin gue nya masih terbawa suasana SMP yang mengalir lambat dan seringnya stagnan.


Gue yang selalu mikir udah dewasa, jadi anak SMA.


Gue tau pasti ada celah di dinding itu. Dan sekarang gue ada didepannya: antara membiarkan celah itu, atau memperbaikinya. Tapi itu wajar kok. Gue tau itu wajar.


Beberapa saat yang lalu Teh Novi nge-twit : "Bener deh, kalau di awal manis-manis mulu ujungnya bosen, tapi pas awal asem ujungnya malah ketagihan dan berasa manis"

Mungkin masih terlalu dini untuk menyimpulkan bagaimana kehidupan awal gue di sekolah baru ini. Tapi lo tau? Walaupun baru sebulan gue sekolah, tapi rasa kepemilikannya kayak udah disitu sejak lama. Kenangan manis yang banyaaaaaak banget, tapi ada juga asamnya yang dalam. Rasanya nyampur. Asam manis :p

Posting ini gue dedikasikan untuk temen-temen sebangku gue di SMP; Acha, Shafira dan Nicha. Juga kenangan-kenangan kita yang asam manis :)

N

Monday, August 22, 2011

galaunya anak baru masuk sma

gue udah mau ambil hape aja tuh, ngetik sms tentang keling-lungan gue tentang formulir. Terus gue mikir: "siapa juga yang mau respon sms paling ngga penting kayak gitu". Ngga jadi deh gue sms.

Ah, gue kangen Nicha dengan segala cerita2 paling ngga penting yang kita bagi.

Saturday, August 20, 2011

probably my half life

How is it with books? The weight, the look, the smell. As if they were calling me to take them and surf to what they offered.

How is it with libraries? A place that suited well to spend time when it's getting empty and meaningless.

I could be the most quite person in a crowded room. I could stay in library all the break time. I could turn a long, boring day into an emotional, dreamy one.

As long as I got a book in my hands.

You may call it lonely. For me, I call it nature. Just realized, how I love what I love.

terinspirasi dari tulisan nicha tentang gue dalam blognya syafvinna.blogspot.com yang berbunyi : "yap pas dia baca novel. gue bingung dan PASTINYA gue mikir kenapa ini orang dari kemaren baca mulu kerjaannya"

Friday, August 19, 2011

Thursday, August 18, 2011

Ifthor X-4 Danau Toba

Ifthornya? Seruuuuuuuuuuu. Puas ketawa2 bareng anak2 Danau Toba. Yang paling diinget tuh waktu Izmi nanya "Nis, lo kalo di kelas diem mulu sih?", soalnya pas ifthor kan gue lumayan rame. Yah, menurut gue Danau Toba itu tipe pertemanan yang 'udah pisah jadi akrab'. Gue juga sayang Danau Toba :*

masih rame

udah beberapa pulang lalu kita bergaya alay hahahahahah

jargon : OUR SPIRITS ARE BIGGER THAN TOBA LAKE BLUBLUBLUBLUBLU

66 Tahun Rumahku

Jika kau terus mengeluh, apa yang akan kau hasilkan?
Jika kau terus menghina, apa yang akan kau bawa untuk bangsa ini?
Bukan keluhan atau hinaan yang dibutuhkan, melainkan kesadaran bahwa kita yang diharapkan untuk memperbaiki negara.

Dimana letak adabmu?
Disini kau dilahirkan. Tempat ibumu, dan nenekmu, dan nenek buyutmu mencari makan dan menumpang hidup.
Disini rumah kita. Tanah air dan kata 'pulang' dialamatkan.

Dengan dan tanpa apapun, Indonesia dalam darahku. Bangga menjadi seorang, kebanggaan mengibarkan benderanya. Dirgahayu Indonesia ke-66.

"Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai"


Wednesday, August 17, 2011

Hari Merdeka, Hari-nya Kita

"Saya tahan panas-panas, lelah-lelah di capas
Rupanya engkau forget to me

Rarambera tahayu tarik tambang, cihuy!
Disini aku jadi tambah senang
Andaikan aku burung
Aku bebas terbang
Cita-citaku ingin jadi paskibra"

- Forget to Me, lagu capas

Pengibaran hari ini SUKSES!!!!!!!!!!!! Katanya teteh-teteh, peserta upacara banyak yang muji. Duh, senangnyaaaa :DD Walaupun pas udah di lapangan, hitungan gue sempet salah ;< untung kaki gue sama yang lain sama, jadi ngga keliatan kalo salah. Dan karena itu juga sehabis pengibaran dan saatnya kita sikap sempurna, gue ngga balik badan untuk ngelap keringat atau ngeregangin badan sama sekali. Gue pikir penampilan kita ancur soalnya gue sempet denger derap kita yang brebeg, dan gue mikir bakal bayar semua itu dengan kaki yang sakit dan mulut yang pegel. Tapi ternyata capas dikomentar baik :)

Jadi setelah 17 Agustus ini, intinya ngga bakal ada capas2an lagi. Ngga ada lari2 keliling lapangan di bawah matahari siang bolong. Ngga ada forum pas lemaskan dimana yang ngga puasa sembunyi minum2. Ngga ada obrolan tentang derap yang brebeg, materi yang belum bisa, atau dimarahin kakak2 senior lagi. Belum apa2 gue udah kangen

Yang pasti Capas berkesan di hati banget. Gue cinta Capas XXI! <3


pasukan pembawa baki
Sam, sang komandan pasukan berusaha mengeluarkan suara terbaiknya. Foto ini bikin saya ngakak, wakakakak
pasukan gue, pasukan 17 B)
pasukan 17, pasukan 8, pasukan 45